Jurnal Pribados

1 December 2020

Kursus Freediving Level 1 Pure Apnea (Basic)

Saya mengikuti kursus freediving level 1 Pure Apnea di Wonderblue Freedive dengan Yuuji sebagai instrukturnya.  Kursus ini dilaksanakan selama 2 hari dengan beberapa sesi yaitu : Theori Session , Confined Water Session (kolam dangkal), Open Water Session (deep pool), dan Exam. Salah satu requirement untuk menyelesaikan kursus freediving level 1 adalah mampu menyelam hingga kedalaman 14 m.


FYI, di Jakarta sejak 2019 telah dibuka kolam dengan kedalaman 16 m untuk kegiatan scuba dan freediving, sehingga untuk kursus freediving level 1 (basic) bisa dilakukan di kolam tersebut. Kolam itu sangat cocok untuk orang-orang yang memiliki waktu terbatas sehingga tidak perlu pergi ke laut untuk menyelesaikan kursus freediving level 1.


Kursus hari pertama : theori dan confined water session


Pada hari pertama diajarkan teori-teori yang berkaitan dengan freediving seperti cara bernafas, relaksasi, fisiologi tubuh saat penyelaman, dan freediving equipment. Salah satu hal baru yang sangat menarik buat saya adalah bagaimana respon tubuh kita terhadap kondisi lingkungan, dalam hal ini yang berkaitan dengan kegiatan freediving seperti bertambahnya tekanan, suhu, dan kekurangan oksigen. Ternyata tubuh manusia sudah dibekali oleh Allah SWT dengan kemampuan-kemampuan yang sangat berguna bagi kita pada saat kondisi kritis, bahkan yang tidak diduga sebelumnya. MasyaAllah...


Pada confined water session, diajarkan bagaimana melakukan static apnea dan cara rescuenya, dynamic apnea dan cara rescuenya. Diajarkan juga bagaimana cara menjadi buddy /partner yang baik untuk rekan kita yang sedang melakukan penyelaman.


Kursus Hari Kedua : Open Water Session


Pada sesi ini diajarkan bagaimana kita mampu mencapai kedalaman dengan baik, aman dan nyaman. Saya berhasil melakukan CWT (Finning vertikal dengan beban yang sama) dan Free Immersion (Menarik tali) hingga kedalaman 16 m. Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi saya. Pada hari kedua ini juga diajarkan bagaimana merescue buddy yang sedang blackout di kedalaman 10 m. Sesi terakhir adalah ujian teori, yaitu merefresh semua yang telah diajarkan dan dipraktekkan sebelumnya.


Free Immersion : Ascending



Buddy System


Freediving adalah hal yang sudah lama (sejak 2012) saya lakukan. Tapi mengikuti kursus dengan instruktur yang memiliki lisensi international membuat saya merasa bahwa kemampuan dan pengetahuan saya tentang freediving adalah 0. Hal ini membuat saya semakin semangat untuk mempelajari freediving lebih jauh, hingga akhirnya saya mengikuti kursus level 2 di Bali (ceritanya akan saya tulis di postingan selanjutnya).


Freediving termasuk olahraga ekstrim yang memerlukan edukasi yang baik dan benar. Seperti kata Lets Freedive Freediving School dalam videonya : Choose your education first rather than your equipment.



No comments:

Post a comment

Was humbly designed and developed by MAKMALF.com. Written by Bayu Saputra Pribadi.