Jurnal Pribados

28 May 2016

Merdeka itu

Teriakkan merdeka.
Lalu melompatlah semangat dari dalam hatimu untuk menembus awan. Lalu terpompalah darahmu hingga ujung nadi, melonjaklah adrenalinmu hingga kakimu tak mau lagi diam dan tanganmu tak henti mengepal.


Merdeka, merdeka. Kata-kata yang dipakai jutaan bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri, lalu diteriakkan kemudian disetujui teman-teman lainnya.


Lalu melihat dalam hati, masih adakah merdeka disana?
Apakah yang kau lakukan benar untuk dirimu sendiri, atau untuk kebanggan dari orang sekitar, atau hanya untuk sekedar pemenuhan kebutuhan?


Seekor semut dalam barisan apakah mereka tidak merdeka?
Elang yang bebas terbang ke penjuru dunia, apakah merdeka mereka rasa?


Penjajah dan terjajah kemudian muncul di arena kemerdekaan, masing-masing mereka menginginkan kemerdekaannya. Apakah arti merdeka untuk penjajah? Apa bedanya dengan yang diinginkan kaum terjajah?


Lalu kawan, apakah kita sudah merdeka? Hanya karena kita bebas memilih untuk dijajah oleh siapa.


No comments:

Post a comment

Was humbly designed and developed by MAKMALF.com. Written by Bayu Saputra Pribadi.