Jurnal Pribados

23 June 2015

Ayah

Malam ini, Ayah saya ditinggal pergi Ibunya. Ayah saya, akhirnya ditinggalkan oleh orang-orang terdekat dalam hidupnya.  Setelah adiknya meninggal waktu saya kecil, kemudian Ayahnya meninggal semasa saya kuliah. Sekarang Ibundanya pergi meninggalkan Ayah saya.

Saya yakin beliau sedang sedih, walaupun saya belum pernah melihat air matanya. Saya bisa membayangkan rasanya ditinggal orang-orang terdekat dalam hidupnya. 

Ayah, berbanggalah...
Semasa hidup engkau mempunyai orang-orang terdekat yang mampu membuatmu menjadi seorang pahlawan.
Berbanggalah...
Karena Ibumu melahirkan pejuang yang tak lelah bercucuran keringat untuk membahagiakan keluarganya.
Berbahagialah, karena kehadiran Ibumu tak sia-sia di bumi ini.
Ada seorang pemuda disini yang bercita-cita berbuat baik di seluruh hidupnya karena terinspirasi olehmu.
Berbahagialah, semoga Allah menempatkan Ibundamu di tempat terbaik-Nya.



P.S : Al-Fatihah...

1 comment:

  1. gw selalu berlinangan air mata kalau baca tulisan ini
    entah sudah berapa kali, belasan, puluhan, entahlah

    ReplyDelete

Was humbly designed and developed by MAKMALF.com. Written by Bayu Saputra Pribadi.