Jurnal Pribados

3 May 2013

Kunang-Kunang

titik terang beterbangan satu titik...dua titik...tiga titik
ramai-ramai maksudnya mengubah gelap jadi terang. maksud hatinya begitu, padahal hatinya entah kemana
hutan cemara, hutan pinus, tepi danau, beramai-ramai layaknya ilusi.
bukan mendemo bukan bermaksud membakar dukun santet, beramai-ramai membawa terang, ternyata bukan obor, bukan untuk membakar.


kunang-kunang, terbang bersama membawa terang hanya untuk dirinya. Menarik perhatian karena terang dalam gelap.
Entah siapa yang dimaksudnya

satu orang, dua orang, tiga orang, amuk massa
pencopet terpojok di rolling door toko berlian.
dua,tiga metromini dimasuki untuk keluar lagi.
tiga kantong, empat kantong bukan diraba.
tersandung batu bersayap ibarat malaikat

satu pukul, dua pukul, tiga kaki, ujung jeruji kunang-kunang

No comments:

Post a comment

Was humbly designed and developed by MAKMALF.com. Written by Bayu Saputra Pribadi.